Harga jual rata-rata (ASP) emas BRMS mengalami kenaikan 23 persen YoY, dari USD1.914 per troy ons pada 9M 2023 menjadi USD2.347 per troy ons pada 9M 2024.
Direktur Utama BRMS, Agus Projosasmito, menjelaskan, "Ada dua faktor utama yang mendukung kinerja keuangan BRMS yang kuat tahun ini. Pertama, produksi emas kami terus meningkat berkat rata-rata kadar emas yang lebih tinggi selama 2024. Kedua, harga jual emas yang lebih tinggi di tahun ini juga memberikan dampak positif pada hasil keuangan perusahaan."
Direktur sekaligus Chief Financial Officer BRMS, Charles Gobel, mengatakan, saat ini perusahaan sedang dalam proses mendapatkan fasilitas pinjaman untuk mendanai pengembangan tambang bawah tanah di Palu.
“Kami berharap dapat mulai mengolah bijih dengan kandungan emas yang lebih tinggi dari tambang bawah tanah di Palu pada akhir 2027,” katanya.
Sementara, Direktur sekaligus Investor Relations Officer BRMS, menambahkan, "Kami berharap dapat mempublikasikan data cadangan mineral berdasarkan standar JORC (Joint Ore Reserves Committee) bulan depan. Data ini akan mencakup prospek kadar emas yang lebih tinggi dari tambang bawah tanah di lokasi River Reef (Poboya, Palu)." (Aldo Fernando)