IDXChannel - PT DCI Indonesia Tbk (DCII), penyedia infrastruktur pusat data (data center) di Indonesia, mencatat performa cemerlang sepanjang 2025. Laba bersih perseroan tembus Rp1 triliun pada tahun lalu.
Kinerja tersebut meningkat sekitar 26 persen dibandingkan 2024 yang sebesar Rp796 miliar. Sementara itu, pendapatan DCII mencapai Rp2,54 triliun, tumbuh 40 persen, mencerminkan margin laba bersih hingga 39 persen.
Adapun EBITDA tercatat Rp1,55 triliun dengan margin 61 persen. Total aset perseroan meningkat menjadi Rp 6,65 triliun, dengan total ekuitas sebesar Rp 4,00 triliun. Pertumbuhan ini menunjukkan disiplin eksekusi ekspansi serta optimalisasi utilisasi kapasitas yang terjaga.
Secara operasional, pada tahun lalu, DCII resmi mengoperasikan data center JK6 secara penuh yang berlokasi di Kampus H1 Cibitung dengan kapasitas 36 megawatt (MW). Selain itu, perseroan juga menyelesaikan pembangunan E2 Data Center Surabaya dengan kapasitas IT sebesar 9 MW yang mulai beroperasi secara komersial pada kuartal I-2026.
Kehadiran fasilitas ini memperluas jangkauan geografis platform pusat data perseroan yang kini tersebar di empat lokasi strategis, yaitu Cibitung (H1), Karawang (H2), Jakarta (E1), dan Surabaya (E2), sekaligus memperkuat konektivitas digital nasional, khususnya bagi wilayah Indonesia bagian timur. Penambahan kapasitas di Surabaya ini merupakan langkah awal ekspansi Perseroan untuk terus memperluas platform pusat data di Indonesia kedepannya.