Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan produksi minyak dan gas serta perbaikan harga jual komoditas.
Produksi migas MEDC pada semester I-2026 mencapai 170,1 Mboepd, tumbuh 19 persen secara tahunan dan telah berada di kisaran panduan produksi perseroan untuk 2026. Gas menyumbang sekitar 72 persen dari total produksi.
Dari sisi biaya, cash cost produksi migas tercatat USD8,4 per boe. Level tersebut masih berada di bawah panduan biaya produksi perseroan untuk tahun ini.
MEDC juga mempertahankan panduan produksi 2026 sebesar 165-170 Mboepd.
Analis BCA Sekuritas Hernanda Cahyo menilai capaian tersebut memperkuat prospek kinerja MEDC. Dalam riset 22 September 2026, ia menyebut sejumlah bagian penting dari kinerja perseroan mulai menunjukkan hasil, dengan kenaikan produksi dan harga terealisasi menjadi penopang utama.
Pada 2Q26 saja, produksi MEDC mencapai 171,4 Mboepd, naik 1,6 persen secara kuartalan dan 19 persen secara tahunan. Produksi minyak mencapai 48,8 Mbopd, sedangkan produksi gas mencapai 668,1 Mmscfd.