Selain itu, Bualuang Renewal Plan Phase I juga diharapkan menopang produksi. MEDC masih memiliki katalis berikutnya dari Sambar, salah satu pengembangan lapangan baru di Corridor.
Sumur pengembangan Sambar ditargetkan mulai beroperasi secara parsial pada 4Q26 dan diperkirakan menambah produksi sekitar 108 Mmscfd pada 2027.
Di sisi harga, BCA Sekuritas melihat kondisi pasar minyak global masih memberikan ruang bagi MEDC.
Gangguan pasokan akibat ketegangan geopolitik di sejumlah jalur perdagangan minyak membuat harga minyak tetap berada pada level tinggi.
BCA Sekuritas mempertahankan asumsi harga Brent 2026 sebesar USD100 per barel. Dengan kombinasi pertumbuhan produksi dan harga minyak tersebut, analis mempertahankan rekomendasi beli untuk MEDC dengan target harga Rp2.500 per saham.