Bisnis distribusi mencatatkan penurunan pendapatan penjualan sepeda motor sebesar 5 persen YoY, sementara pendapatan purna jual meningkat sebesar 4 persen YoY.
Pada bisnis ritel, pendapatan penjualan meningkat sebesar 3 persen YoY, meskipun pendapatan purna jual mengalami penurunan tipis sebesar 2 persen YoY.
Sebagai hasilnya, pendapatan bersih segmen ini menurun 3 persen YoY menjadi Rp3.797 miliar. Namun demikian, laba kotor meningkat 2 persen YoY menjadi Rp321 miliar, dengan margin yang membaik menjadi 8,5 persen dari 8,0 persen, mencerminkan pengelolaan biaya yang lebih optimal serta kontribusi yang lebih baik dari lini bisnis ritel dan purna jual.
Dia melanjutkan, pada segmen bisnis asuransi, MPMInsurance mencatat penurunan pendapatan sebesar 17 persen YoY menjadi Rp204 miliar, terutama dipengaruhi oleh penurunan kontribusi pada lini kendaraan bermotor dan properti.
Namun, kinerja operasional menunjukkan perbaikan, tercermin dari penurunan biaya pendapatan sebesar 22 persen YoY yang mendorong peningkatan hasil layanan asuransi sebesar 10 persen YoY menjadi Rp44 miliar.