Di tengah kondisi makroekonomi yang memengaruhi sentimen konsumen, kata dia, masyarakat Indonesia semakin selektif dan semakin sadar akan nilai dalam setiap keputusan belanja mereka. Pergeseran perilaku ini sangat sejalan dengan proposisi nilai MR DIY Indonesia.
Perseroan juga terus melakukan inisiatif pembaruan toko dan strategi kurasi produk, termasuk menghadirkan pilihan produk yang disesuaikan dengan momentum budaya penting seperti Ramadan dan Idulfitri, serta memperkuat pengalaman berbelanja melalui tampilan toko yang lebih menarik dan relevan dengan kebutuhan pelanggan.
“Model bisnis, ragam produk yang unggul, serta fondasi keuangan kami yang solid terus mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan memperkuat posisi kami sebagai peritel kebutuhan sehari-hari terdepan,” kata Edwin.
Sementara itu, Direktur/Chief Financial Officer MR DIY Indonesia Rika Juniaty Tanzil menjelaskan, kinerja MR DIY Indonesia pada kuartal I-2026 tidak hanya tercermin dari pertumbuhan pendapatan dan laba yang kuat, tetapi juga dari kualitas dan ketahanan fundamental bisnis perseroan.