AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Laba PP Properti (PPRO) Merosot 50,4 Persen di Kuartal I-2021

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Senin, 14 Juni 2021 12:54 WIB
Perseroan memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2020
Laba PP Properti (PPRO) Merosot 50,4 Persen di Kuartal I-2021 (FOTO:MNC Media)
Laba PP Properti (PPRO) Merosot 50,4 Persen di Kuartal I-2021 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT PP Properti Tbk (PPRO) pada kuartal I-2021 mencatat pendapatan sebesar Rp 357,9 miliar atau turun 16,53% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 428,79 miliar. Sementara, laba bersih PPRO turun 50,4% menjadi Rp 26,38 miliar. 

Perseroan juga memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2020. Alasannya perusahaan berniat fokus pada pengembangan dan penyelesaian sejumlah proyek yang sedang dikerjakan. 

Adapun, laba bersih PPRO di tahun lalu sebesar Rp 89,05 miliar. Realisasi ini turun 64,33% dibandingkan laba bersih pada tahun 2019 yang mencapai Rp 249,68 miliar. 

Mengutip laporan keuangan perseroan di laman resmi BEI, Senin (14/6/2021), laba bersih untuk tahun buku 2020 akan difokuskan sebagai modal pengembangan dan penyelesaian kegiatan operasi saat ini. 

Kemudian, PPRO juga akan melanjutkan penyelesaian hotelnya di Lombok dan juga pembangunan pusat perbelanjaan. Untuk memuluskan rencana tersebut, PPRO menganggarkan belanja modal atawa capital expenditure (capex) sebesar Rp439 miliar, namun hingga awal Juni 2021 capex yang terserap sebesar Rp86 miliar 

Sementara itu, hingga akhir Mei 2021 PPRO telah mencatatkan marketing sales sebesar Rp202,48 miliar. Adapun kontributor terbesar berasal dari proyek rumah tapak di Permata Puri Cibubur. 

Sekadar informasi, hingga akhir tahun ini PPRO membidik marketing sales sebesar Rp 1,3 triliun. Dari sisi kinerja, pihaknya berharap dapat membukukan pendapatan sebesar Rp 1,5 triliun. Rinciannya, 60% berasal dari penjualan unit, 35% dari penjualan lahan, dan sisanya dari pendapatan berulang. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD