AALI
8750
ABBA
226
ABDA
6025
ABMM
4470
ACES
650
ACST
193
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
760
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3910
AGAR
296
AGII
2400
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
104
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
143
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1700
AKRA
1375
AKSI
328
ALDO
680
ALKA
286
ALMI
396
ALTO
178
Market Watch
Last updated : 2022/09/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.62
-0.34%
-1.81
IHSG
7112.45
-0.21%
-15.05
LQ45
1015.98
-0.41%
-4.21
HSI
17860.31
0.03%
+5.17
N225
26571.87
0.53%
+140.32
NYSE
0.00
-100%
-13797.00
Kurs
HKD/IDR 1,925
USD/IDR 15,125
Emas
794,741 / gram

Lima Tahun Berturut-Turut, Jumlah IPO Indonesia Jadi Terbanyak di Asia Tenggara

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Selasa, 26 Juli 2022 18:32 WIB
Secara nilai, proses IPO hingga 22 Juli 2022 lalu telah berhasil menggalang dana segar (fundraise) hingga Rp19,4 triliun.
Lima Tahun Berturut-Turut, Jumlah IPO Indonesia Jadi Terbanyak di Asia Tenggara (foto: MNC Media)
Lima Tahun Berturut-Turut, Jumlah IPO Indonesia Jadi Terbanyak di Asia Tenggara (foto: MNC Media)

IDXChannel - Aktivitas penggalanan dana segar (fundraising) melalui industri pasar modal rupanya semakin digemari oleh pelaku usaha di Indonesia. Hal ini setidaknya terlihat dari maraknya perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) di sepanjang tahun ini.

Hingga awal tahun, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mencatat 29 perusahaan sebagai emiten baru yang secara resmi melantai di bursa saham domestik. Secara nilai, proses IPO hingga 22 Juli 2022 lalu telah berhasil menggalang dana segar (fundraise) hingga Rp19,4 triliun.

Nilai tersebut belum termasuk dua emiten yang memulai debutnya di bursa dalam dua hari terakhir, yaitu PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) dan PT Habco Trans Maritima Tbk (HTMA).

"Hal ini menghantarkan BEI mencapai jumlah perusahaan tercatat sebanyak 793 perusahaan (hingga 22 Juli 2022). (Capaian positif) Ini diharapkan dapat berlanjut hingga akhir tahun," ujar Direktur Utama BEI, Iman Rachman, dalam acara MNC Sekuritas Mid Year Investment Outlook 2022, Selasa (26/7/2022).

Dengan capaian tersebut, menurut Iman, membawa BEI sukses mentahbiskan diri sebagai bursa dengan jumlah perusahaan tercatat paling banyak di level Asia Tenggara dalam lima tahun terakhir.

Sementara dari sisi demand atau investor pasar modal per Juni 2022, Iman mencatat investor pasar modal Indonesia telah mencapai 9,1 juta investor. Menurutnya, pertumbuhan ini mencetak peningkatan kurang lebih enam kali lebih besar dibandingkan jumlah investor pada tahun 2017.

Porsi transaksi investor ritel juga mengalami peningkatan hingga Juni 2022. Iman mencatat angka transaksi investor ritel mencapai 46,7 persen, sedangkan investor institusi mencapai 22 persen, dan investor asing ebanyak 31,13 persen.

"Meskipun mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dapat terlihat bahwa transaksi investor ritel masih mendominasi lebih dari separuh rata-rata nilai transaksi per harinya," lanjutnya.

Iman memastikan BEI akan tetap melakukan sosialisasi kepada investor sekaligus mengembangkan produk dan layanan baru.

"Hal ini dilakukan demi meningkatkan kepercayaan investor dan memastikan investor memiliki berbagai alat pilihan investasi yang sesuai dengan financial rules mereka," pungkasnya. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD