Pencapaian ini juga didukung oleh peluncuran Park Serpong fase 4–6 serta pengenalan produk Treetops Livin. Proyek-proyek baru ini berhasil menjawab permintaan dari segmen mass-market dan menengah sekaligus memperkuat posisi LPKR di pasar rumah tapak.
Adapun pendapatan segmen real estate selama tahun lalu mencapai Rp7,67 triliun atau tumbuh 52 persen, didorong oleh serah terima unit residensial dan komersial yang tepat waktu. EBITDA tercatat Rp1,15 triliun ditopang oleh efisiensi operasional dan eksekusi yang efektif.
Segmen gaya hidup, yang terdiri dari bisnis mal dan hotel, membukukan pendapatan Rp1,37 triliun. Laba kotor meningkat 6 persen menjadi Rp1,03 triliun, sementara EBITDA naik 16 persen menjadi Rp448 miliar, didukung oleh peningkatan sewa tenant, pemulihan operasional yang berkelanjutan, serta optimalisasi biaya.
(Rahmat Fiansyah)