sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Lo Kheng Hong Sebut Pasar Modal Sedang Hujan Emas usai IHSG Tertekan Sepanjang 2026

Market news editor Rahmat Fiansyah
05/11/2026 16:39 WIB
Investor senior Lo Kheng Hong (LKH) menyebut penurunan IHSG saat ini merupakan kesempatan emas untuk memborong saham-saham Indonesia.
Investor senior Lo Kheng Hong (LKH) menyebut penurunan IHSG saat ini merupakan kesempatan emas untuk memborong saham-saham Indonesia. (Foto: Ist)
Investor senior Lo Kheng Hong (LKH) menyebut penurunan IHSG saat ini merupakan kesempatan emas untuk memborong saham-saham Indonesia. (Foto: Ist)

IDXChannel - Investor senior Lo Kheng Hong (LKH) menyebut penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini merupakan kesempatan emas untuk memborong saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dia pun menyebut, pasar modal Indonesia saat ini sedang "hujan emas".

"Kalau menurut saya, IHSG kita sudah turun dari 9.000 menjadi 5.000, tentu saham menjadi sangat murah," kata pria yang akrab disapa Pak Lo itu dalam acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Menurut Lo, investor asing terus "membuang" saham Indonesia. Sejak awal tahun, investor asing telah keluar lebih dari Rp100 triliun, sehingga membuat valuasi saham domestik dengan fundamental yang baik menjadi sangat menarik.

"Menurut saya, ketika asing ketakutan menjual sahamnya di Bursa Efek Indonesia, saham-saham turun banyak, bagi saya, di Bursa Efek Indonesia saat ini sedang hujan emas. Oleh karena itu, siapkanlah ember yang besar untuk menampung hujan emas," ujarnya.

Lo mengatakan, selama puluhan tahun berinvestasi di pasar modal, saham-saham yang turun dalam, suatu saat akan naik lebih tinggi daripada harga yang pernah dicapai. 

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement