Langkah transformasi tersebut, dikatakan Hadi, dilakukan SIG dengan diperkuat melalui pengembangan Strategic Human Capital Information System (HCIS) Framework dan People Analytics, yang mengintegrasikan strategi pengelolaan SDM dengan proses pengambilan keputusan berbasis data.
Platform tersebut juga didukung teknologi AI yang membantu perusahaan mengambil keputusan secara lebih cepat, akurat, dan sesuai kebutuhan bisnis.
"Di awal 2026, SIG telah meluncurkan platform digital Elevate yang dikembangkan secara internal, yang kami gunakan untuk mengelola seluruh siklus kinerja dan pengembangan karyawan. Fungsinya mencakup penetapan indikator kinerja utama atau key performance indicator (KPI), pemantauan capaian kerja, evaluasi kinerja, hingga perencanaan pembelajaran dan pengembangan talenta," ujar Hadi.
Tak hanya itu, digitalisasi pengelolaan SDM juga diperkuat melalui dashboard yang membantu perusahaan memantau dan menganalisis efektivitas pengelolaan biaya.
Sistem tersebut juga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran. Sementara pada aspek pengembangan talenta, SIG menerapkan pendekatan yang menghubungkan program pembelajaran dengan kebutuhan kompetensi bisnis.
Selain itu, SIG juga secara konsisten terus mendorong budaya inovasi melalui berbagai program dan kompetisi internal, yang terbukti telah mulai membuahkan hasil.