"Sesuai dengan POJK No. 30/2015, Perseroan juga akan menyampaikan hal ini pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2025 yang selambat-lambatnya akan diselenggarakan pada 30 Juni 2026," ujarnya.
Sebagai informasi, MDIY resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 18 Desember 2024.
Dalam IPO-nya, perseroan menawarkan sebanyak 2,51 miliar saham, yang terdiri 2,26 miliar saham milik Azara Alpina Sdn Bhd yang mewakili 9 persen.
Kemudian 251,90 juta saham baru yang dikeluarkan dari portepel perseroan, yang mewakili 1 persen atau seluruhnya sejumlah 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.
Perseroan mematok harga IPO di batas bawah yakni Rp1.650 per saham. Dengan harga tersebut, perseroan akan meraih dana segar sebesar Rp4,15 triliun. Rinciannya, sebesar Rp3,74 triliun diterima pengendali dan Rp415,64 miliar masuk perusahaan.
Setelah dikurangi biaya penawaran umum sebesar Rp5,43 miliar, maka hasil bersih dana IPO yang diterima yakni Rp410,20 miliar.
(Dhera Arizona)