Selain konversi utang, MDRN juga melanjutkan proses penjualan aset tetap untuk mengurangi beban utang sekaligus menekan defisit ekuitas yang masih membayangi neraca perseroan.
Di sisi operasional, perseroan juga mendorong perbaikan kinerja usaha. Di mana entitas anak MDRN telah membukukan pendapatan sekitar Rp32 miliar, sementara induk usaha Modern Internasional (MI) mencatatkan pendapatan sekitar Rp1,5 miliar hingga akhir 2025.
(DESI ANGRIANI)