TCP dikenal sebagai pemilik aset batu bara berskala besar di Sumatera Selatan, dengan luas konsesi sekitar 11.640 hektare (ha). Berdasarkan laporan JORC yang disusun konsultan independen Faan Grobelaar & Associates, perusahaan ini memiliki estimasi sumber daya batu bara tertambang (mineable coal resources) sekitar 693,7 juta ton, yang hampir seluruhnya memiliki nilai kalori di atas 5.000 kkal per kg.
Selain itu, berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) IUP Operasi Produksi yang telah disetujui instansi berwenang, TCP mengantongi izin produksi batubara untuk periode 2024-2026 dengan total volume sebesar 2,6 juta ton.
Sebagai informasi, Triple B resmi menjadi pemegang saham pengendali baru di PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) setelah merampungkan transaksi jual beli 878,84 juta saham biasa melalui pasar negosiasi pada 3 Desember 2025. Harga pelaksanaan transaksi di pasar negosiasi sebesar Rp20 per saham dengan total nilai transaksi Rp17,6 miliar.
(Rahmat Fiansyah)