Sementara itu, pejabat Kementerian Perdagangan Indonesia menghadapi banyak pertanyaan dari eksportir minyak sawit, batu bara, dan feroaloi yang mengkhawatirkan dampak rencana baru pengendalian ekspor.
Kebijakan kontroversial tersebut bertujuan meningkatkan nilai tambah dan keuntungan yang diperoleh Indonesia dari sumber daya alam (SDA). (Aldo Fernando)