Mengenai layanan iklan, CGS CIMB menjelaskan, dengan memanfaatkan 14 ribu armada yang beroperasi untuk taksi reguler, BIRD dapat membukukan laba bersih Rp336 miliar atau naik hingga 75 persen dari proyeksi 2023 berkat segmen layanan iklan.
Selain mengoptimalkan layanan iklan, BIRD juga memiliki sejumlah strategi dalam menambah pundi-pundi keuntungan perusahaan.
Adapun, strategi tersebut meliputi layanan manajemen armada hingga monetisasi aplikasi MyBlueBird.
Dengan potensi tersebut, kinerja BIRD kedepannya juga berpotensi terdongkrak, mengingat harga saham BIRD saat ini sudah reli hingga 17 persen dalam 10 hari terakhir.
Melansir Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/2), harga saham BIRD dalam sebulan terakhir sudah terkerek hingga 29,50 persen.