Menurut Michael, situasi pasar dalam waktu dekat masih diliputi ketidakpastian yang cukup besar sehingga investor perlu lebih berhati-hati dalam menentukan strategi investasi.
“Dalam waktu dekat, uncertainty terlalu besar. Investor perlu melakukan investasi dengan melihat strategi untuk jangka panjang,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengalaman historis menunjukkan tekanan di pasar saham biasanya tidak berlangsung permanen.
“Karena berdasar historical, stress test di IHSG selalu akan membuat bounce back yang cukup signifikan kembali,” kata dia.
Menurut Michael, salah satu pendekatan yang bisa dipertimbangkan investor adalah mencermati saham-saham yang berpotensi diuntungkan dari koreksi pasar.