AALI
8400
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1200
ACES
1290
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2800
ADHI
905
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1500
AGAR
356
AGII
1395
AGRO
2570
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
70
AIMS
336
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4130
AKSI
414
ALDO
730
ALKA
254
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.94
0.12%
+0.54
IHSG
6144.82
0.03%
+2.10
LQ45
866.25
0.09%
+0.74
HSI
24192.16
-1.3%
-318.82
N225
30248.82
2.06%
+609.42
NYSE
0.00
-100%
-16352.18
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
803,749 / gram

Mengenal Scalping Saham, Sistem Trading "Gercep" di Bursa 

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Minggu, 01 Agustus 2021 16:33 WIB
Full time scalper, Bekti Sutikna membagikan sejumlah tips bagi pemula yang notabene anak muda yang ingin mulai bermain saham dengan sistem scalping saham.
Mengenal Scalping Saham, Sistem Trading "Gercep" di Bursa  (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Full time scalper, Bekti Sutikna membagikan sejumlah tips bagi pemula yang notabene anak muda yang ingin mulai bermain saham dengan sistem scalping saham. Bekti menjelaskan ada 3 strategi yang bisa dilakukan, salah satunya scalping.
 
Bekti menekankan bahwa strategi scalping itu adalah mencari cari saham yang liar jadi gerakannya fluktuatif, jelas berbeda dengan cara swing trade. Bekti bercerita bahwa di masa pandemi Covid-19, banyak orang yang kehilangan pekerjaan akhirnya mencoba peruntungan membuka rekening saham dan menanam modal di sejumlah emiten.

Namun, tak sedikit yang berpikir bahwa keuntungan bisa diperoleh secara cepat. Padahal, dalam dunia saham, terdapat risiko yang sangat besar meski disertai dengan peluang profit.

Hal dasar yang dilakukan untuk scalping menurut Bekti Sutikna adalah harus meluruskan mindset.

"Harus punya mindset yang berbeda, saham bukan dilihat dari sisi profit untuk membayar hutang, ada proses butuh waktu tidak bisa saham instan," ujar Bekti Sutikna dalam diskusi Scalping x Bektomology, Minggu (1/8/2021).

Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu diperlukan jika kita masih pemula dalam scalping.
1. Untuk diawal pakai dana yang kecil dahulu. Scalping bisa dengan modal kecil.
2. Ketahui profil risiko, temukan gaya investasi/trading saham yang sesuai.
3. Pilih dan pelajari cara analisa saham seperti analisa teknikal, analisa fundamental, analisa volume atau bandarmologi.
4. Lakukan investasi/trading saham secara konsisten. Ingat konsisten ya.
5. Ketika kamu hendak memilih trading, pelajari risiko dan cara membatasi kerugian (cut loss). Jika sekiranya pendapatanmu mendapatkan profit (keuntungan) dari trading, amankan ke akun terpisah untuk dana 'safety fund' masa depan.
6. Selanjutnya jika kamu terus konsisten dalam berinvestasi dalam jangka panjang, kamu akan mendapatkan berbagai macam manfaat dan keuntungan.
7. Sebaiknya kamu terus belajar cara berinvestasi. Investasi terbaik adalah untuk pengembangan dirimu. Kamu harus bisa mengatur keuanganmu sebaik mungkin. 

(IND) 

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD