Kinerja bank-bank besar menjadi motor utama pemulihan tersebut. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatat pertumbuhan laba operasional paling kuat.
Sementara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga menunjukkan perbaikan moderat, terutama dari segmen mikro dan usaha kecil menengah.
Kemudian, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat pertumbuhan yang lebih stabil karena basis laba yang sudah besar.
Di kelompok bank menengah, kinerja bahkan lebih agresif. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), dan Bank BJB (BJBR) mencatat pertumbuhan yang signifikan. Namun, BTPN Syariah (BTPS) masih menjadi pengecualian karena menghadapi tekanan pada segmen pembiayaan mikro.
Dari sisi kualitas aset, kondisi sektor juga menunjukkan perbaikan. Biaya kredit (CoC) turun menjadi sekitar 1,5 persen, mencerminkan tekanan pencadangan yang mulai mereda serta performa kredit yang lebih sehat.