Karena itu, Jumhur menilai penerapan ESG perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang yang mampu mengubah kepatuhan terhadap regulasi menjadi keunggulan kompetitif.
"ESG harus dipandang sebagai investasi strategis yang mengubah kepatuhan menjadi keunggulan kompetitif dan menjadi fondasi bagi pertumbuhan perusahaan yang tangguh, berkelanjutan, dan bernilai bagi seluruh pemangku kepentingan," katanya.
Lebih lanjut, Jumhur mengatakan, dunia kini telah bergerak melampaui konsep kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Sehingga, ESG telah menjadi salah satu faktor utama yang menentukan daya saing perusahaan di pasar global.
Dia mengutip laporan Global Sustainable Investment Alliance yang menunjukkan nilai investasi berkelanjutan telah mencapai puluhan triliun dolar Amerika Serikat (AS) dan terus menjadi bagian penting dalam strategi investasi berbagai institusi keuangan di dunia.
"Investor global semakin mengintegrasikan faktor ESG dalam proses pengambilan keputusan karena perusahaan dengan tata kelola yang baik dinilai lebih mampu bertahan menghadapi krisis, memiliki risiko lebih rendah, dan memberikan nilai jangka panjang yang lebih baik," ujarnya.
(Dhera Arizona)