sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Merck (MERK) Beberkan Strategi Baru usai Kontrak dengan P&G Berakhir di 2027

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
09/10/2026 14:10 WIB
PT Merck Tbk (MERK) menegaskan komitmen untuk terus berfokus pada bisnis obat-obat resep setelah berakhirnya kontrak dengan Procter & Gamble (P&G).
Merck (MERK) Beberkan Strategi Baru usai Kontrak dengan P&G Berakhir di 2027. (Foto Dhera/IDX Channel)
Merck (MERK) Beberkan Strategi Baru usai Kontrak dengan P&G Berakhir di 2027. (Foto Dhera/IDX Channel)

Selain itu, perseroan terus mengakselerasi produk Bavencio dan Mavenclad, meluncurkan TEPMETKO (tepotinib) untuk kanker paru-paru, serta menjajaki potensi tambahan produk dari akuisisi SpringWorks yang akan disesuaikan dengan business case untuk pasar Indonesia.

Sebagai informasi, MERK telah mengumumkan pencatatan penurunan nilai aset Pabrik Pasar Rebo Jakarta sebesar Rp87 miliar pada 30 September 2026. Penurunan nilai ini terutama dipengaruhi oleh perubahan material dalam prospek volume produksi, utilisasi kapasitas, dan arus kas masa depan menjelang berakhirnya MSA dengan P&G, serta berdampak pada nilai tercatat aset dan laba perseroan pada 2026.

Risiko penyesuaian nilai aset ini telah diungkapkan dalam Laporan Tahunan 2024 dan 2025.

Direktur Merck (MERK) Bambang Nurcahyo menyampaikan, transparansi adalah prinsip yang dipegang perseroan. Karena itu, perseroan mengevaluasi nilai aset Pabrik Pasar Rebo secara cermat bersama penilai independen dan mencatat penurunan nilai tersebut sesuai dengan hasil evaluasi serta ketentuan akuntansi yang berlaku.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement