sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Minat Investasi Emas Meningkat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Syariah

Market news editor Shifa Nurhaliza Putri
18/09/2026 15:20 WIB
Minat investor terhadap emas terus mendapat perhatian di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.
Minat Investasi Emas Meningkat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Syariah. (Foto: Ilustrasi)
Minat Investasi Emas Meningkat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Syariah. (Foto: Ilustrasi)

Kepemilikan emas tercatat cukup tinggi di sejumlah negara, antara lain India sebesar 61 persen, Uni Emirat Arab 49 persen, dan China 49 persen. Temuan tersebut menunjukkan emas masih menjadi salah satu aset yang diperhitungkan investor dalam menghadapi ketidakpastian pasar.

Pergerakan harga emas juga berkaitan dengan kinerja saham perusahaan pertambangan emas dan logam mulia. Namun, saham perusahaan tambang tidak selalu bergerak searah dengan harga emas karena turut dipengaruhi faktor lain, seperti biaya produksi, kondisi operasional, serta kinerja masing-masing perusahaan.

International Wealth and Premier Banking Director HSBC Indonesia Lanny Hendra mengatakan perkembangan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menghadirkan instrumen investasi yang memiliki eksposur terhadap sektor pertambangan emas dan logam mulia.

"Kami melihat minat yang besar di kalangan investor terkait dengan investasi emas. Melalui Batavia Gold Sharia Equity USD, nasabah dapat memiliki eksposur ke perusahaan pertambangan emas dan logam mulia, yang juga diuntungkan dari tren positif tadi," ujar Lanny dalam keteranganya, Jumat (18/9/2026).

Presiden Direktur PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi mengatakan meningkatnya peran emas dalam diversifikasi portofolio turut menjadi pertimbangan dalam pengelolaan reksa dana yang berfokus pada sektor tersebut.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement