Dari sisi profitabilitas, perseroan mencatat EBITDA sebesar Rp3,9 triliun dan laba bersih Rp1,4 triliun. Margin EBITDA dan margin laba bersih masing-masing tercatat sebesar 27 persen dan 10 persen.
Pada akhir 2025, total aset konsolidasian perseroan mencapai Rp73,7 triliun, dengan total liabilitas sebesar Rp33,3 triliun dan total ekuitas mencapai Rp40,4 triliun.
Perubahan Jajaran Komisaris dan Direksi
RUPST juga menyetujui pengunduran diri Liliana Tanoesoedibjo dan Valencia Herliani Tanoesoedibjo dari jabatan Komisaris Perseroan. Selain itu, Susanty Tjandra Sanusi mengundurkan diri dari posisi Wakil Direktur Utama.
Sebagai bagian dari restrukturisasi manajemen, pemegang saham menyetujui pengangkatan Anthony Putra Tjiptodihardjo sebagai Komisaris Perseroan efektif sejak ditutupnya rapat.
Dengan demikian, susunan terbaru manajemen BHIT adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama/Komisaris Independen: Agung Firman Sampurna
- Wakil Komisaris Utama: Darma Putra
- Komisaris: Anthony Putra Tjiptodihardjo
- Komisaris Independen: Herbert P. Sitohang
Direksi
- Direktur Utama: Hary Tanoesoedibjo
- Direktur: Henry Suparman
- Direktur: Tien
- Direktur: Mashudi Hamka
- Direktur: Santi Paramita
RUPSLB Setujui Private Placement
Setelah RUPST selesai, perseroan melanjutkan agenda melalui RUPSLB yang menyetujui rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.