AALI
8750
ABBA
226
ABDA
6025
ABMM
4470
ACES
650
ACST
193
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
760
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3910
AGAR
296
AGII
2400
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
104
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
143
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1700
AKRA
1375
AKSI
328
ALDO
680
ALKA
286
ALMI
396
ALTO
178
Market Watch
Last updated : 2022/09/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.62
-0.34%
-1.81
IHSG
7112.45
-0.21%
-15.05
LQ45
1015.98
-0.41%
-4.21
HSI
17860.31
0.03%
+5.17
N225
26571.87
0.53%
+140.32
NYSE
0.00
-100%
-13797.00
Kurs
HKD/IDR 1,925
USD/IDR 15,125
Emas
794,741 / gram

MNC Sky Vision (MSKY) Raih Pendapatan Rp301,54 Miliar

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Rabu, 01 Juni 2022 21:00 WIB
PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) berhasil membukukan pendapatan bersih sebanyak Rp301,54 miliar sepanjang kuartal I-2022. 
MNC Sky Vision (MSKY) Raih Pendapatan Rp301,54 Miliar (FOTO: MNC Media)
MNC Sky Vision (MSKY) Raih Pendapatan Rp301,54 Miliar (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) berhasil membukukan pendapatan bersih sebanyak Rp301,54 miliar sepanjang kuartal I-2022. 

Segmen jasa penyiaran program masih berkontribusi paling besar terhadap pemasukan perusahaan tv berlangganan milik MNC Group ini, yaitu sebanyak Rp254,23 miliar. Capaian tersebut disusul pendapatan penyiaran iklan sebanyak Rp38,01 miliar, dan lain-lain Rp9,28 miliar.

Penurunan pemasukan membuat beban pokok pendapatan terpangkas menjadi Rp181,39 miliar. Demikian laporan keuangan interim MSKY di Keterbukaan Informasi, Bursa Efek Indonesia, dikutip Rabu (1/6/2022).

Kendati sejumlah pos beban mengalami penurunan, seperti penyusutan, amortisasi, umum-administrasi, hingga keuangan. Namun, bagian kerugian lain-lain neto terlihat bertambah menjadi Rp19,02 miliar, yang mencakup penambahan beban administrasi bank senilai Rp18,27 miliar di kuartal I/2022, atau lebih tinggi dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp10,81 miliar.

Perhitungan tersebut membuat rugi bersih MSKY membengkak 63,16 persen menjadi Rp57,71 miliar pada tiga bulan pertama tahun ini, dibandingkan periode sama tahun 2021 sebanyak Rp35,24 miliar.

Alhasil, rugi per saham dasar MSKY juga bertambah dari semula Rp3,6 menjadi Rp5,8.

Per 31 Maret 2022, perseroan mencatatkan total aset sebesar Rp3,76 triliun, lebih rendah 3,12 persen dibandingkan posisi aset akhir 2021 senilai Rp3,88 triliun.

Adapun liabilitas atau kewajiban utang MSKY terpangkas menjadi Rp1,34 triliun dari Rp1,40 triliun, sedangkan total ekuitas perseroan mencapai Rp2,42 triliun, menyusut dari posisi ekuitas akhir 2021 sebanyak Rp3,88 triliun. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD