Dalam konteks ini, Analis Kiwoom Sekuritas Abdul Azis menyatakan, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) memiliki fondasi yang cukup solid untuk menjaga pertumbuhan jangka menengah.
Menurutnya, hal tersebut tercermin dari skala jaringan yang telah bertumbuh 37,5 persen sejak akhir 2022, serta diversifikasi bisnis di mana segmen active lifestyle dan lini pertumbuhan baru lainnya ditargetkan berkontribusi 25–30 persen terhadap total pendapatan dalam beberapa tahun ke depan.
Dia juga memproyeksikan pertumbuhan pendapatan ERAA di atas 5 persen berdasarkan rata-rata pendapatan lima tahun terakhir.
“Peluncuran iPhone 17 kami pandang sebagai salah satu katalis kuat bagi ERAA, mengingat kontribusi smartphone dan tablet yang mencapai hampir 80 persen dari total pendapatan. Antusiasme terhadap produk flagship ini berpotensi meningkatkan volume penjualan dan product mix, sehingga mendukung ekspansi margin serta memperkuat momentum ekspansi jaringan ritel perusahaan. Untuk valuasi 5 tahun ke depan kondisi ekonomi dan geopolitik ke depan dapat dijadikan pertimbangan,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Selasa (3/3/2026).
Dari sisi operasional, kata dia, ekspansi tetap menjadi motor pertumbuhan. Melalui entitas anak PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL), perseroan memperluas penetrasi pasar dengan pembukaan gerai JD Sports di Manado.