Sementara itu, President Director ZTE Indonesia, Liu Sen menyambut baik kemitraan dengan MoraRepublic dalam mendukung ekspansi broadband nasional. ZTE membawa pengalaman dari implementasi FWA dan FTTH berskala besar di berbagai pasar internasional, yang didukung oleh metodologi implementasi yang telah terbukti dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan teknis, operasional, serta kondisi lingkungan pada setiap proyek.
"Dengan menggabungkan kekuatan infrastruktur dan kemampuan eksekusi lokal MoraRepublic, kami bertujuan meningkatkan akses broadband dan kualitas layanan bagi pelanggan residensial maupun korporasi, sekaligus menghadirkan pendekatan implementasi yang praktis, mudah dikembangkan sesuai kebutuhan, dan berkelanjutan dalam jangka panjang," ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, ZTE dan MoraRepublic akan bersama-sama mengembangkan jaringan FWA yang lebih luas dan efisien, mendorong evolusi jaringan FTTH, serta meningkatkan kualitas layanan melalui operasional jaringan berbasis kecerdasan buatan (AI). Kedua perusahaan juga akan menjajaki arsitektur jaringan end-to-end berbasis AI untuk mendukung operasional broadband yang lebih cerdas, jaminan kualitas layanan, optimasi jaringan, serta pengembangan layanan broadband.
Selain itu, kemitraan ini mencakup eksplorasi peluang kerja sama komersial, program inovasi bersama, kegiatan proof-of-concept (PoC), dan inisiatif berbagi pengetahuan teknis guna mendukung pertumbuhan broadband di masa depan. Sebagai perusahaan yang baru saja memperkuat skala bisnisnya melalui integrasi Moratelindo dan MyRepublic, MoraRepublic memandang kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk mempercepat tujuan ekspansi broadband jangka panjangnya di Indonesia.
(Rahmat Fiansyah)