Sebelumnya, pada awal 2026, perseroan memperoleh kontrak serupa dengan PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Suralaya dan PT PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah. Kontrak itu memiliki durasi satu tahun dengan nilai Rp19 miliar.
Sepanjang 2025, MPXL membukukan pendapatan sebesar Rp127 miliar. Capaian tersebut lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp201 miliar.
(Rahmat Fiansyah)