AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/10/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
518.56
-0.09%
-0.46
IHSG
6656.00
-0.04%
-2.77
LQ45
975.16
-0.13%
-1.28
HSI
26136.02
1.35%
+348.81
N225
29255.55
0.14%
+40.03
NYSE
16988.16
0.75%
+126.16
Kurs
HKD/IDR 1,808
USD/IDR 14,075
Emas
805,176 / gram

Naik Signifikan, Gunung Raja Paksi (GGRP) Cetak Laba USD7,40 Juta di Awal 2021

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 11 Juni 2021 12:32 WIB
PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) berhasil membukukan laba bersih senilai USD 7,40 juta atau naik 687,27%
Naik Signifikan, Gunung Raja Paksi (GGRP) Cetak Laba USD7,40 Juta di Awal 2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Optimis kinerja tumbuh positif di 2021, PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) berhasil membukukan laba bersih senilai USD 7,40 juta atau naik 687,27% dari realisasi laba bersih di periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya USD 940.358.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang diterbitkan BEI, Jumat (11/6/2021), GGRP membukukan pendapatan senilai USD 138,00 juta, turun 29,72% dari pendapatan di kuartal pertama 2020 sebesar USD 196,72 juta. Kemudian, sejumlah beban GGRP berhasil menurun, salah satunya beben pokok pendapatan yang turun hingga 35,14% menjadi USD 181,02 juta.

Manajemen GGRP menargetkan peningkatan laba bersih pada tahun fiskal 2021. Jika pada tahun fiskal 2020, perusahaan mengalami rugi bersih USD 8.9 juta, maka pada tahun fiskal 2021, laba bersih yang diproyeksikan bisa lebih dari USD 20 juta.

Adapun salah satu usaha perseroan menggenjot kinerjanya, pada tahun ini GGRP menyediakan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar USD 60 juta. Dana tersebut rencananya dipakai untuk meningkatkan (upgrade) fasilitas produksi Light Section Mill (LSM) dan Medium Section Mill (MSM). Hingga saat ini, progres penyerapan capex sudah mencapai sekitar 30%.

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD