AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

Naik Tak Wajar, Saham Limas Indonesia Makmur (LMAS) Kena Suspensi BEI

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Selasa, 22 Juni 2021 11:36 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS) terhitung pada perdagangan saham hari ini.
Naik Tak Wajar, Saham Limas Indonesia Makmur (LMAS) Kena Suspensi BEI. (Foto: MNC Media)

IDXChannel Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS) terhitung pada perdagangan saham hari ini, Selasa 22 Juni 2021. Sanksi tersebut berlaku di pasar reguler dan pasar tunai.

"Sehubungan peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS), dalam rangka cooling down, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham LMAS," tulis manajemen BEI dalam penjelasannya, Selasa (22/6/2021).

Penghentian sementara (suspen) perdagangan Saham LMAS ini bertujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham LMAS.

"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," tambah BEI mengingatkan.

Berdasarkan data RTI Business, saham LMAS melonjak signifikan ke harga Rp130 per saham pada penutupan IHSG, Senin (21/6/2021) dengan volume melorot menjadi sebanyak 100.030.500 saham dari yang sebelumnya mencapai 145.095.700 pada akhir perdagangan pecan lalu. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD