AALI
9575
ABBA
302
ABDA
6175
ABMM
1370
ACES
1250
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
179
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1410
AGRO
1270
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1045
AKRA
775
AKSI
735
ALDO
1320
ALKA
296
ALMI
296
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.60
-1.04%
-5.27
IHSG
6568.17
-1.31%
-86.99
LQ45
939.34
-1.07%
-10.15
HSI
24243.61
-1.67%
-412.85
N225
27131.34
-1.66%
-457.03
NYSE
0.00
-100%
-16397.34
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
848,798 / gram

Nilai Valuasi Termurah, Saham Teknologi di China Meroket dalam Tiga Bulan

MARKET NEWS
Yulistyo Pratomo
Rabu, 12 Januari 2022 15:43 WIB
Indeks saham teknologi China menjalani reli terbesar dalam tiga bulan terakhir. Hal ini tak lepas dari valuasi yang menarik di sektor yang babak belur.
Nilai Valuasi Termurah, Saham Teknologi di China Meroket dalam Tiga Bulan. (Foto: MNC Media)
Nilai Valuasi Termurah, Saham Teknologi di China Meroket dalam Tiga Bulan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks saham teknologi China menjalani reli terbesar dalam tiga bulan terakhir. Hal ini tak lepas dari valuasi yang menarik di sektor yang babak belur dan prospek kondisi kebijakan moneter yang lebih longgar hingga menarik banyak investor.

Dikutip dari Bloomberg, Ranu (12/1/2022), indeks Hang Seng Tech telah mengalami kenaikan sebesar 5 persen pada hari Rabu, menuju level tertinggi dalam sebulan di mana hampir semua komponennya melaju dengan nilai yang lebih tinggi.

Dipimpin oleh JD.com Inc. dan Meituan meroket sampai dengan 9,8 persen, yang turut mendorong indeks acuan Hang Seng naik sebanyak 2,7%.

hal itu tak lepas dari pialang besar dan manajer aset termasuk Goldman Sachs Group Inc dan Fidelity International terus mempromosikan peluang di ekuitas China tahun ini. Termasuk mengabarkan tindakan keras Beijing telah mencapai puncaknya dan aksi jual ekuitas sudah mencapai titik terendah.

Tak hanya itu, kebijakan moneter China akan menjadi longgar sangat kontras dengan Federal Reserve.

“Kami melihat rebound cepat setelah saham telah oversold,” kata Steven Leung, direktur eksekutif di UOB Kay Hian Hong Kong Ltd. “Tahun ini, belum ada tindakan keras baru yang diumumkan oleh regulator China, yang meningkatkan kepercayaan beberapa investor bahwa mungkin sudah waktunya untuk membeli.”

Indeks Hang Seng Tech kini telah rebound lebih dari 10% dari titik terendahnya minggu lalu, tapi masih di bawah 40% dari puncaknya pada Februari 2021. Sementara itu, JD.com dan Alibaba Group Holding Ltd telah menjalani reli lebih dari 20% dari posisi terendah baru-baru ini.

Beberapa investor  memasang taruhan pada rebound indeks. Empat dari lima opsi paling aktif pada benchmark teknologi Hong Kong adalah kontrak bullish pada Rabu ini, termasuk jika indeks naik lagi 4,1% menjadi 6.100 pada 28 Januari.

Rasio harga terhadap pendapatan ke depan indeks menyentuh rekor terendah relatif terhadap Indeks Nasdaq 100 dan Indeks ChiNext pada akhir Desember. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD