IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) siap merespons permintaan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait isu transparansi kepemilikan saham emiten di pasar modal Indonesia.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar mengatakan, pihaknya telah menerima penjelasan secara langsung dari MSCI terkait isu yang dipersoalkan.
"Kami, OJK menerima penjelasan itu sebagai masukan yang baik, karena kami melihat lembaga itu tetap ingin memasukkan saham-saham emiten dari Indonesia dalam indeks global," katanya dalam konferensi pers bersama OJK dan Self Regulatory Organization (SRO) terkait Keputusan MSCI di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Mahendra menjelaskan bahwa OJK dan SRO siap melakukan perbaikan yang dibutuhkan. Dia mengatakan, BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah menerbitkan data terkait kepemilikan saham yang kini tengah ditinjau lebih jauh oleh MSCI.
"Apakah sesuai dengan yang dibutuhkan mereka? yang adalah mengecualikan investor dalam kategori corporate and others dalam perhitungan free float, dengan kemudian dipublikasikan kepemilikan saham di atas dan di bawah 5 persen," katanya.
Dia juga mengatakan, BEI dan SRO siap mempublikasikan data investor di bawah 5 persen jika dibutuhkan oleh MSCI. Data itu termasuk struktur kepemilikan.
"Kami commited melakukannya sesuai best practice internasional," katanya.
Mahendra menegaskan, setiap masukan dari MSCI setelah peninjauan tersebut akan ditindaklanjuti sebaik-baiknya oleh regulator. Dia menegaskan, perbaikan akan dilakukan sampai benar-benar diterima oleh MSCI.
(Rahmat Fiansyah)