Friderica mengatakan, pelemahan IHSG merupakan bentuk dari penyesuaian harga di mana pergerakan lebih ditopang oleh aspek fundamental daripada sentimen jangka pendek semata.
"Jadi menurut kami ini sangat baik perbaikan-perbaikan yang dilakukan (di pasar modal)," katanya.
Di tengah rebalancing MSCI, dia juga mengumumkan bahwa investor domestik juga semakin kuat. Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana saat ini meningkat di samping jumlah investor ritel yang sudah mencapai 7 juta akun Single Investor Identification (SID).
"Jadi ini juga melihat bahwa reformasi ini diarahkan untuk memastikan bahwa pasar keuangan Indonesia tidak hanya berkembang dari sisi ukuran, market size, tetapi juga kita mendepankan dari aspek fundamentalnya, integritas, kemudian keterbukaan (informasi), dan lain-lain," tuturnya.
Pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, IHSG melemah 3,08 persen ke 6.396,27. Pelemahan ini semakin menambah tekanan pada indeks utama yang sejak awal tahun telah turun secara akumulatif sebesar 27 persen.
(Rahmat Fiansyah)