IDXChannel — PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) menyatakan akan memfokuskan strategi pada penguatan portofolio bisnis sepanjang 2026. Hal ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
"Langkah ini dijalankan secara terukur melalui pengembangan proyek di sejumlah wilayah strategis, termasuk pembangunan properti komersial di Semarang serta rencana penambahan portofolio di Balikpapan," ujar Presiden Direktur & CEO Paradise Indonesia (INPP) Anthony P Susilo dalam keterangannya, Kamis (22/1/2026).
Di sisi lain, kata dia, perseroan terus mengoptimalkan kinerja operasional dan meningkatkan kualitas aset guna memperkuat fundamental bisnis, sekaligus menjaga porsi recurring income dari portofolio properti tetap stabil di kisaran 70 persen.
Sementara itu, INPP optimistis tahun buku 2025 ditutup dengan capaian positif, sejalan dengan target double digit yang telah ditetapkan perseroan.
Anthony menerangkan, penguatan kinerja Paradise Indonesia ditopang oleh kontribusi positif dari segmen property sales (penjualan properti) melalui Antasari Place serta keuntungan investasi yang terealisasi berkat kerja sama dengan developer properti asal Jepang.
"Penjualan properti yang solid memberikan dorongan signifikan terhadap pendapatan, sementara hasil investasi turut memperkuat perolehan laba dan kinerja keuangan secara keseluruhan," katanya.
Mengawali 2025 lalu, Paradise Indonesia melakukan joint venture dengan mitra strategis yakni pengembang properti terkemuka asal Jepang, Hankyu Hanshin Properties dalam pengembangan kawasan komersial di kompleks properti di Bali, dengan keuntungan investasi sebesar Rp500 miliar yang tercatat di kuartal I-2025.
Selanjutnya pada paruh pertama 2025, perseroan mencatatkan penjualan properti Antasari Place, dengan proses serah terima unit yang masih berlangsung dan ditargetkan rampung pada 2026. Hingga September 2025, Paradise Indonesia telah berhasil menjual 80 persen dari total unit yang tersedia.
Selain itu, Antasari Place juga dilengkapi dengan fasilitas komersial (mall) dan serviced apartment yaitu Citadines Antasari Jakarta, yang tidak hanya memperkuat ekosistem kawasan, namun juga melengkapi pertumbuhan recurring income perseroan dari sisi perhotelan dan komersial.
Setelahnya, Paradise Indonesia berhasil meresmikan perluasan 23 Paskal Shopping Center seiring dengan meningkatnya permintaan dari tenant. Proyek yang diresmikan pada September 2025 ini menambah area komersial dengan luas lebih dari 6.600 m2 dan semakin memperkuat portofolio perseroan.
Berdasarkan laporan keuangan terakhir yang dirilis perseroan, hingga periode kuartal III-2025, Paradise Indonesia mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 49,8 persen YoY menjadi Rp1,31 triliun, dengan peningkatan laba bersih mencapai Rp493,9 miliar.
Anthony menambahkan, capaian kinerja tersebut terutama didorong oleh keuntungan investasi serta pertumbuhan signifikan segmen property sales, dan didukung oleh kontribusi positif dari segmen bisnis lainnya, yang mencerminkan solidnya fundamental bisnis perseroan.
"Sepanjang 2025, Paradise Indonesia mencatatkan sejumlah pencapaian penting, termasuk kemitraan dengan developer terkemuka di Asia serta penyelesaian dua proyek utama, yakni Antasari Place di Jakarta dan perluasan 23 Paskal Shopping Center di Bandung, sesuai rencana. Capaian tersebut tercermin pada kinerja keuangan kami, sehingga kami optimistis dapat menutup tahun buku 2025 dengan kinerja yang positif," katanya.
(Dhera Arizona)