sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

PBSA Bagikan Dividen Rp60 per Saham, Simak Jadwal Pencairannya

Market news editor Rahmat Fiansyah
02/07/2026 17:10 WIB
PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp179,09 miliar atau ekuivalen dengan Rp60 per saham.
PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp179,09 miliar atau ekuivalen dengan Rp60 per saham. (Foto: Ist)
PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp179,09 miliar atau ekuivalen dengan Rp60 per saham. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp179,09 miliar atau ekuivalen dengan Rp60 per saham untuk tahun buku 2025.

Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan di Jakarta, Selasa (30/6/2026). Rasio pembayaran diusulkan sekitar 56 persen dari laba bersih.

Di samping dividen, perseroan mengalokasikan Rp20 miliar untuk dana cadangan untuk memenuhi ketentuan undang-undang. Lalu sisanya akan menambah saldo laba untuk mendukung operasional dan pengembangan usaha.

Sepanjang tahun lalu, perusahaan konstruksi swasta itu membukukan pendapatan sebesar Rp1,59 triliun, tumbuh 38 persen dibandingkan 2024. Sementara laba bersih naik 49 persen menjadi Rp320 miliar.

Kemampuan perseroan dalam menghasilkan laba dari modal juga cukup solid. Hal ini tercermin dari Return on Assets (ROA) yang mencapai 22,5 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 34,5 persen.

Direktur Utama Vincentius Susanto menilai, pencapaian pada tahun 2025 merupakan hasil dari konsistensi perseroan dalam menjalankan strategi bisnis yang berfokus pada kualitas proyek, disiplin operasional, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik. 

“Ke depan, kami akan terus memperkuat fundamental usaha melalui peningkatan kualitas eksekusi proyek, optimalisasi sumber daya, serta pengembangan peluang bisnis yang memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham," katanya dalam keterangan resmi dikutip Kamis (2/7/2026).

Pada 2025, PBSA memperkuat portofolio proyek melalui berbagai proyek strategis pada sektor industri, di antaranya proyek pulp & paper di Sumatera Selatan dan di Karawang, Jawa Barat. Di samping itu, perseroan juga terus mengembangkan anak usahanya, PT Plaza Paramita Sejahtera sebagai bagian dari optimalisasi aset perusahaan.

Sementara itu, perseroan juga terus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan dengan memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu dan ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan. 

Sebagai bentuk keyakinan terhadap prospek jangka panjang perusahaan serta komitmen dalam meningkatkan nilai bagi pemegang saham, PBSA menyelesaikan program pembelian kembali (buyback) saham pada periode Februari–Maret 2026 dengan alokasi dana Rp100 miliar yang seluruhnya berasal dari kas internal.

Memasuki 2026, PBSA membidik pendapatan Rp1,7 triliun dengan laba usaha sebelum pajak Rp260 miliar. Sejumlah strategi telah disiapkan melalui penguatan kualitas eksekusi proyek, peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi pengelolaan modal kerja, serta selektivitas dalam memperoleh proyek baru yang memiliki profil risiko terukur dan margin yang sehat.  

“Dengan fundamental keuangan yang semakin kuat, portofolio proyek yang terus berkembang, tata kelola perusahaan yang semakin baik, serta strategi bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan, PBSA optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan dan terus memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan konstruksi nasional yang fokus pada pembangunan fasilitas industri di Indonesia,” katanya.

Berikut jadwal pembagian dividen PBSA:

1. Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 8 Juli 2026
2. Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 9 Juli 2026
3. Cum Dividen di Pasar Tunai : 10 Juli 2026
4. Ex Dividen di Pasar Tunai : 13 Juli 2026
5. Pembayaran Dividen : 31 Juli 2026

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement