"Hal ini diharapkan akan berdampak secara signifikan terhadap arus kas masuk dan menghasilkan perbaikan profil keuangan," tutur WIFI.
Sebaliknya, peringkat dapat diturunkan jika kinerja WIFI secara signifikan di bawah target yang telah diantisipasi. Peringkat juga dapat tertekan jika WIFI cenderung lebih agresif dalam mendanai aktivitas bisnis tanpa diimbangi penguatan posisi bisnis.
Per akhir 2025, pemegang saham WIFI antara lain PT Investasi Sukses Bersama (54,42 persen), Djoni (5,28 persen), Tinawati (0,29 persen), dan publik (40,01 persen).
(DESI ANGRIANI)