sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemegang Waralaba Wendy's Ajukan Kebangkrutan, Terbebani Utang Rp11,6 Triliun

Market news editor Rahmat Fiansyah
21/09/2026 23:00 WIB
Salah satu emegang waralaba Wendy’s terbesar di AS, Meritage Hospitality Group Inc. (MHG), mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11.
Salah satu emegang waralaba Wendy’s terbesar di AS, Meritage Hospitality Group Inc. (MHG), mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11. (Foto: Ist)
Salah satu emegang waralaba Wendy’s terbesar di AS, Meritage Hospitality Group Inc. (MHG), mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11. (Foto: Ist)

Penjualan Wendy’s di gerai yang telah beroperasi setidaknya selama satu tahun juga telah menurun selama enam kuartal berturut-turut. MHG menyebut strategi diskon besar-besaran dan promosi nasional Wendy’s juga ikut menekan margin perusahaan.

Kondisi tersebut terjadi ketika Wendy’s tengah berupaya membalikkan kinerja bisnis di bawah CEO baru Bob Wright. Pada bulan lalu, Wright menarik proyeksi kinerja Wendy’s untuk 2026 dan memangkas dividen perusahaan sambil menyusun strategi pemulihan.

Wendy’s juga kehilangan posisi sebagai jaringan burger terbesar kedua di AS setelah Burger King, yang dimiliki Restaurant Brands International Inc., mencatat pemulihan penjualan melalui renovasi gerai dan pembaruan produk Whopper. MHG menyebut cuaca musim dingin yang tidak biasa akibat siklus La Niña di wilayah selatan AS turut mengganggu penjualan.

Selain itu, MHG menyebut Wendy’s sebelumnya telah membuat sejumlah kesepakatan dengan perusahaan setelah MHG mengalami wanprestasi terhadap perjanjian waralaba. Wendy’s mengklaim MHG memiliki tunggakan royalti dan biaya sebesar USD27,3 juta serta biaya operasional lainnya sebesar USD119 juta.

Juru bicara Wendy’s mengatakan perusahaan berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemegang waralaba yang menghadapi kesulitan untuk mencari solusi yang paling berkelanjutan. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement