Selain menjaga stabilitas pasar valuta asing, Koo juga menyampaikan bahwa pemerintah akan menyiapkan insentif pajak guna mendorong investasi jangka panjang di pasar saham domestik.
Sementara itu, Rhee menekankan pentingnya koordinasi antara bank sentral, pemerintah, dan lembaga terkait untuk merespons pergerakan nilai tukar won yang dinilai tidak sejalan dengan fundamental ekonomi.
“Bank sentral dan pemerintah, serta lembaga-lembaga terkait, harus bekerja sama untuk mengatasi tren depresiasi won baru-baru ini yang tidak sejalan dengan fundamental ekonomi,” ujar Rhee dalam acara sektor keuangan.
Ke depan, Rhee mengatakan kebijakan moneter akan dijalankan dengan lebih hati-hati, dengan mempertimbangkan secara lebih menyeluruh perkembangan pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan stabilitas sektor keuangan. (Reporter: Nasywa Salsabila) (Wahyu Dwi Anggoro)