sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemerintah Tindaklanjuti Masukan MSCI, Data Kepemilikan Saham Dibuka Lebih Detail

Market news editor Iqbal Dwi Purnama
31/01/2026 22:30 WIB
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk meningkatkan transparansi dan integritas pasar modal Indonesia dengan menindaklanjuti sejumlah masukan MSCI.
Pemerintah Tindaklanjuti Masukan MSCI, Data Kepemilikan Saham Dibuka Lebih Detail. Foto: iNews Media Group.
Pemerintah Tindaklanjuti Masukan MSCI, Data Kepemilikan Saham Dibuka Lebih Detail. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk meningkatkan transparansi dan integritas pasar modal Indonesia dengan menindaklanjuti sejumlah masukan dari penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, salah satu langkah utama yang akan dilakukan pemerintah adalah meningkatkan likuiditas pasar melalui penyesuaian aturan minimum free float saham.

"Peningkatan likuiditas akan dilakukan melalui kenaikan minimum free float menjadi 15 persen sesuai dengan standar global," ujar Airlangga di Jakarta dalam konferensi pers di Wisma Danantara, Sabtu (31/1/2026).

Dengan kebijakan tersebut, porsi saham yang dilepas ke publik akan semakin besar. Hal ini diharapkan dapat memperkuat transparansi, meningkatkan likuiditas perdagangan, serta menjaga integritas bursa.

"Artinya semakin banyak saham yang akan dilepaskan ke publik sehingga bursa menjadi lebih transparan, likuid, dan berintegritas," kata dia.

Selain peningkatan free float, pemerintah juga akan memperketat aturan terkait transparansi kepemilikan saham, khususnya memberikan data pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner (UBO) kepada MSCI.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement