AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Pendapatan Astra International Turun 26 Persen di Kuartal I-2021

MARKET NEWS
Fikri Kurniawan/Sindonews
Kamis, 22 April 2021 09:51 WIB
PT Astra International Tbk mengumumkan pendapatan bisnis otomotifnya mengalami penurunan 26 persen pada kuartal pertama 2021.
Pendapatan Astra International Turun 26 Persen di Kuartal I-2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Astra International Tbk mengumumkan pendapatan bisnis otomotifnya mengalami penurunan 26 persen pada kuartal pertama 2021.

Per 31 Maret 2021, Astra mencatat laba bersih yang didistribusikan kepada perusahaan sebesar Rp1,434 triliun. Sedangkan pada periode yang sama di tahun 2020, jumlahnya sebesar Rp1,930 triliun.

Berdasarkan data Gaikindo, penurunan tersebut disebabkan penjualan mobil nasional yang anjlok hingga 21 persen menjadi 187.000 unit, pada Q1 2021.

Sementara penjualan mobil Astra menurun 24 persen menjadi 99.000 unit, dengan pangsa pasar menurun dari 55 persen menjadi 53 persen. Pada periode ini, telah diluncurkan lima model revamped.

Kemudian berdasarkan data Kementerian Perindustrian, penjualan sepeda motor secara nasional menurun 18 persen menjadi 1.294.000 unit pada kuartal pertama tahun 2021.

Sedangkan penjualan Astra atas sepeda motor Honda turun 17 persen menjadi 1.008.000 unit, namun pangsa pasar sedikit meningkat. Pada periode ini telah diluncurkan dua model baru dan lima model revamped.

Namun bisnis komponen otomotif Grup dengan kepemilikan 80 persen, PT Astra Otoparts Tbk (AOP), mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 43 persen menjadi Rp164 miliar pada Q1 2021.

"Penyebab utama dari peningkatan tersebut ditenggarai karena meningkatnya keuntungan selisih kurs, meskipun pendapatan dari segmen pabrikan menurun," kata Djony Bunarto Tjondro, Presiden Direktur PT Astra International Tbk, melalui keterangan resminya, Rabu (21/4/201). (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD