sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pendapatan INPP Naik 32,9 Persen di 2025, Laba Bersih Turun Jadi Rp49,82 Miliar

Market news editor Shifa Nurhaliza Putri
20/03/2026 11:50 WIB
INPP mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,74 triliun pada 2025 atau meningkat 32,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,31 triliun.
Pendapatan INPP Naik 32,9 Persen di 2025, Laba Bersih Turun Jadi Rp49,82 Miliar. (Foto: Ilustrasi)
Pendapatan INPP Naik 32,9 Persen di 2025, Laba Bersih Turun Jadi Rp49,82 Miliar. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel – PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,74 triliun pada 2025 atau meningkat 32,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,31 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/3/2026), peningkatan pendapatan tersebut belum mampu menopang kinerja laba bersih. INPP membukukan laba bersih sebesar Rp49,82 miliar pada 2025, turun signifikan dibandingkan laba tahun sebelumnya yang mencapai Rp418,07 miliar.

Penurunan laba bersih antara lain dipicu oleh kenaikan beban pokok pendapatan sebesar 65 persen menjadi Rp742,99 miliar. Selain itu, perseroan juga mencatatkan beban penurunan nilai goodwill sebesar Rp51,56 miliar.

Meski demikian, laba kotor perusahaan tercatat meningkat menjadi Rp997,63 miliar atau tumbuh 16,03 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan Rp859,73 miliar pada 2024.

Dari sisi operasional, beban penjualan dan pemasaran meningkat dari Rp84,04 miliar menjadi Rp93,52 miliar. Beban umum dan administrasi juga naik menjadi Rp577,12 miliar dari Rp496,91 miliar pada periode sebelumnya. Selain itu, beban pajak final turut meningkat dari Rp64 miliar menjadi Rp69,01 miliar.

Sementara itu, posisi kas perseroan mengalami lonjakan signifikan. Kas dan setara kas pada akhir 2025 tercatat sebesar Rp771,39 miliar atau meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan Rp361,69 miliar pada 2024. Peningkatan tersebut didorong oleh penerbitan obligasi senilai Rp500 miliar serta pelepasan sebagian kepemilikan saham anak usaha senilai Rp664,6 miliar.

Dari sisi neraca, total aset INPP meningkat 4,84 persen menjadi Rp10,18 triliun dari sebelumnya Rp9,71 triliun. Ekuitas konsolidasian juga naik menjadi Rp6,73 triliun dibandingkan Rp6,29 triliun pada tahun sebelumnya.

Kenaikan ekuitas terutama didorong oleh kontribusi kepentingan non-pengendali yang mencatatkan laba sebesar Rp148,41 miliar, sementara pemilik entitas induk membukukan rugi Rp98,59 miliar. Adapun total liabilitas perseroan tercatat relatif stabil di level Rp3,44 triliun, sedikit meningkat dibandingkan Rp3,42 triliun pada tahun sebelumnya.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement