sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pendapatan Melesat 121 Persen, GULA Cetak Laba pada Semester I-2026

Market news editor Rahmat Fiansyah
03/08/2026 07:10 WIB
PT Aman Agrindo Tbk (GULA) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang signifikan sepanjang semester I-2026.
PT Aman Agrindo Tbk (GULA) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang signifikan sepanjang semester I-2026. (Foto: Ist)
PT Aman Agrindo Tbk (GULA) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang signifikan sepanjang semester I-2026. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Aman Agrindo Tbk (GULA) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang signifikan sepanjang semester I-2026. Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan gula dan perkebunan tebu ini membukukan lonjakan pendapatan sebesar 121,58 persen secara tahunan dan berhasil membalikkan kerugian menjadi laba bersih (turnaround).

Berdasarkan Laporan Keuangan Interim Unaudited per 30 Juni 2026, penjualan bersih GULA meningkat sebesar Rp79,19 miliar atau 121,58 persen YoY menjadi Rp144,32 miliar, dari Rp65,13 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh peningkatan volume distribusi dan perdagangan gula serta produk turunan pertanian lainnya.

Sejalan dengan peningkatan pendapatan, beban pokok penjualan turut naik 125,30 persen YoY menjadi Rp135,97 miliar dari Rp60,35 miliar pada semester I-2025. Meski demikian, perseroan tetap mampu meningkatkan laba bruto sebesar 74,70 persen YoY menjadi Rp8,35 miliar, dibandingkan Rp4,78 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi efisiensi operasional, perseroan berhasil menjaga kenaikan beban usaha tetap terkendali. Beban penjualan dan pemasaran meningkat menjadi Rp208,88 juta dari Rp103,64 juta, sementara beban umum dan administrasi naik tipis 4,30 persen menjadi Rp2,37 miliar dari Rp2,27 miliar. Dengan demikian, total beban usaha hanya meningkat 8,54 persen YoY menjadi Rp2,58 miliar.

Efisiensi biaya operasional yang dipadukan dengan pertumbuhan penjualan mendorong laba usaha melonjak 140,08 persen YoY menjadi Rp5,77 miliar, dari Rp2,40 miliar pada semester I-2025.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement