Adapun kas dan setara kas per 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp12,31 miliar, turun dari Rp45,79 miliar pada akhir Desember 2025. Penurunan tersebut terutama digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja persediaan serta investasi strategis berupa pembayaran uang muka pembelian lahan perkebunan.
Secara keseluruhan, kinerja semester I-2026 mencerminkan keberhasilan strategi ekspansi bisnis perdagangan dan perkebunan yang dijalankan perseroan. Pertumbuhan penjualan yang kuat, efisiensi operasional, serta keberhasilan membalikkan rugi menjadi laba menunjukkan GULA berhasil mengembalikan profitabilitasnya ke jalur positif sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan pada periode berikutnya.
(Rahmat Fiansyah)