AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Pendapatan Melesat, Bayu Buana (BAYU) Raup Laba Rp8,94 M di Semester I-2022

MARKET NEWS
Cahya Puteri Abdi Rabbi
Sabtu, 13 Agustus 2022 05:00 WIB
PT Bayu Buana Tbk (BAYU) mengantongi laba sebesar Rp8,94 miliar di semester I 2022.
Pendapatan Melesat, Bayu Buana (BAYU) Raup Laba Rp8,94 M di Semester I-2022 (Dok.MNC)
Pendapatan Melesat, Bayu Buana (BAYU) Raup Laba Rp8,94 M di Semester I-2022 (Dok.MNC)

IDXChannel - PT Bayu Buana Tbk (BAYU) mengantongi laba sebesar Rp8,94 miliar di semester I 2022 atau berbalik dari periode yang sama tahun sebelumnya yang merugi sebesar Rp 11,03 miliar.

Dalam enam bulan pertama tahun ini, pendapatan BAYU tumbuh signifikan sebesar 255% menjadi Rp 618,91 miliar dari sebelumnya Rp 174,14 miliar. Pendapatan tiket kenonagenan menjadi kontributor terbesar dengan menyumbang Rp 434,35 miliar, naik dari sebelumnya Rp 115,98 miliar.

Pendapatan hotel tercatat sebesar Rp 86,29 miliar, naik 123% dari sebelumnya Rp 38,60 miliar. Kemudian, segmen tur mencatatkan pendapatan sebesar Rp 87,36 miliar dari Rp 10,07 miliar, segmen dokumen menyumbang sebesar Rp 9,90 miliar dan pendapatan lain-lain sebesar Rp 999,68 juta.

Sementara itu, beban pokok pendapatan perseroan juga membengkak menjadi Rp 582,70 miliar dari sebelumnya Rp 160,06 miliar. Sedangkan, beban usaha turun 2,80% dari Rp 34,03 miliar menjadi Rp 33,08 miliar, serta beban lainnya tercatat sebesar Rp 200,94 juta.

Pada semester pertama tahun ini, perseroan mengalami penurunan aset sebesar 4,22% menjadi Rp 704,06 miliar dari sebelumnya Rp 735,10 miliar pada akhir tahun lalu. Adapun, total liabilitas naik 15,70% menjadi Rp 322,80 miliar dan ekuitas perseroan turun 16,41% menjadi Rp 381,26 miliar.

Sepanjang tahun ini, manajemen perseroan telah menyusun langkah untuk memperkuat kelangsungan usaha, serta rencana ke depan dengan mempersiapkan sumber daya manusia yang terampil. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD