Alhasil, laba bersih FORE tersisa Rp56,5 miliar, tumbuh 34 persen. Namun, margin laba bersih menyusut dari 6,3 persen menjadi 5,6 persen imbas tingginya beban operasional.
Dari sisi arus kas, FORE mencatat arus kas dari aktivitas operasi sebesar Rp156,4 miliar, tumbuh 19,7 persen. Penerimaan kas dari pelanggan menyentuh Rp1 triliun, sedangkan pembayaran kepada pemasok, karyawan, dan lainnya menembus Rp839 miliar.
Sepanjang enam bulan pertama, kas FORE juga tergerus Rp63,6 miliar seiring dengan investasi Rp107 miliar, pembayaran sewa Rp90 miliar, dan pembayaran bunga serta beban keuangan Rp9 miliar. Per 30 Juni 2026, posisi kas dan setara kas tercatat sebesar Rp263,9 miliar.
(Rahmat Fiansyah)