Pelaku pasar juga menilai penurunan harga dipengaruhi berbagai solusi alternatif yang membantu menjaga pasokan minyak global. Jumlah kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz terus meningkat. Trump bahkan menyebut lebih dari 100 juta barel minyak telah melewati jalur tersebut sejak dimulainya operasi rahasia AS untuk mendukung perdagangan maritim di kawasan itu.
Di sisi lain, upaya diplomasi mulai menunjukkan perkembangan. Uni Emirat Arab dan Iran dilaporkan menggelar pertemuan langsung pertama sejak pecahnya perang AS-Israel melawan Teheran. Langkah tersebut menandakan semakin kuatnya dorongan negara-negara Teluk untuk mengakhiri konflik melalui jalur diplomatik. Namun, pasar tetap mencermati penurunan cadangan minyak global, termasuk di AS yang menyusut 15 juta barel dalam sepekan terakhir serta lebih dari 70 juta barel dalam lima pekan terakhir.
(Rahmat Fiansyah)