Adi menjelaskan, dana fasilitas pinjaman ini rencananya dipakai seluruhnya untuk membiayai belanja modal (capital expenditure atau capex) pengembangan proyek tambang emas di Sulawesi Selatan melalui anak usahanya, PT Masmindo Dwi Area.
"Transaksi ini dilakukan untuk mendukung upaya transisi perseroan yang lebih luas dari bisnis batu bara menuju bisnis yang lebih terdiversifikasi," kata Adi.
(Rahmat Fiansyah)