Kinerja operasional tersebut turut diperkuat oleh segmen infrastruktur LNG. Volume regasifikasi melalui FSRU Lampung dan Terminal Regasifikasi Arun mencapai 254 BBTUD atau tumbuh sekitar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, PGN terus memperluas infrastruktur gas bumi dengan menambah lebih dari 230 kilometer jaringan pipa distribusi sepanjang 2025. Perseroan juga menjaga keandalan sistem operasional dengan tingkat availability infrastruktur mencapai 98,84 persen.
Fajriyah menambahkan, dengan kinerja operasional yang stabil serta posisi likuiditas yang kuat, PGN optimistis dapat terus menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung penyediaan energi gas bumi nasional.
(Febrina Ratna Iskana)