"Untuk itu, kami optimistis perseroan akan kembali memberikan nilai tambah bagi pemegang saham pada tahun-tahun berikutnya," ujar Intan
Di sisi lain, Phapros berhasil mencetak laba bersih tahun 2025 sebesar Rp27,4 miliar, tumbuh 109 persen, dibandingkan dengan 2024 yang mengalami kerugian Rp290,6 miliar. Laba PEHA ini didorong oleh pertumbuhan penjualan hingga dua digit dan keberhasilan strategi efisiensi operasional.
Seperti terlihat pada Laporan Keuangan Auditan Perseroan yang telah terpublikasi, Penjualan
Phapros tahun 2025 sebesar Rp940,88 miliar, naik 26,34 persen secara tahunan (year-on-year/y-oy).
Kenaikan penjualan terjadi di seluruh segmen produk. Segmen obat bebas tanpa resep dokter (over the counter/OTC) naik 43,20 persen y-o-y, segmen obat generik berlogo (OGB)