Permintaan terhadap kaveling tanah komersial tersebut didukung oleh partisipasi investor strategis dan pelaku usaha dengan profil kuat, yang secara selektif mengamankan posisi di kawasan CBD PIK2 sebagai bagian dari ekspansi bisnis jangka panjang. Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap potensi kawasan sebagai pusat ekonomi baru.
Selain itu, kontribusi pendapatan juga berasal dari penyerahan berbagai produk residensial seperti Rumah Milenial, Permata Hijau Residences, Manhattan Residences, Pantai Bukit Villa, Bukit Nirmala, dan Pasir Putih Residences, serta produk komersial seperti SOHO Manhattan, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, dan Rukan Marina Bay, yang terus mendukung terbentuknya ekosistem kawasan yang semakin terintegrasi.
Dari sisi profitabilitas, PANI mencatat ekspansi margin yang signifikan di seluruh lini, didorong oleh kontribusi yang lebih besar dari penjualan kaveling tanah komersial yang memiliki karakteristik margin tinggi. Hal ini menegaskan semakin kuatnya model bisnis PANI yang berbasis pada pengembangan kawasan berskala besar dengan monetisasi produk bernilai tambah tinggi.
Secara fundamental, didukung oleh basis aset yang solid sekitar Rp50 triliun serta cadangan lahan seluas 1.825 hektare (ha), PANI memiliki fleksibilitas keuangan yang kuat sekaligus visibilitas pengembangan jangka panjang yang jelas untuk mendorong ekspansi kawasan secara berkelanjutan.
(Rahmat Fiansyah)