"Tujuan pembangunan tiga unit kapal LCT baru adalah untuk mendukung pengembangan bisnis perseroan guna memenuhi kebutuhan permintaan pengangkutan alat berat hingga kontainer dari klien," kata manajemen PJHB.
Untuk membangun kapal ini, PJHB bekerja sama dengan perusahaan galangan kapal dan docking, PT Untung Brawijaya Sejahtera dan PT Adiluhung Saranasegara Indonesia. Dua perusahaan itu dipastikan tidak terafiliasi sekaligus belum pernah bekerja sama sebelumnya dengan perseroan.
Saat ini, PJHB memiliki lima unit kapal LCT yang tingkat utilisasinya sudah maksimal. Dengan begitu, perseroan memerlukan armada tambahan dengan teknologi baru.
Secara teknis, ketiga kapal ini memiliki panjang 75 meter, lebar 16 meter, dan tinggi 4,8 meter serta kapasitas bobot mati 2.500 DWT. Total biaya pembangunan kapal mencapai Rp163 miliar, sedangkan sisa kekurangannya akan ditutup dengan kas internal.
(Rahmat Fiansyah)